Fenomena Ramp Sebagai Adaptasi Sirkulasi pada Permukiman Kampung Wisata Warna Warni Jodipan Malang
Kampung Wisata Warna-Warni Jodipan dikenal sebagai kampung wisata dengan sederetan rumah warga yang menampilkan aneka warna pada dinding dan atap rumah warga dengan kondisi topografi lahan berkontur di bantaran Sungai Brantas. Pada jaringan jalan di Kampung Warna Warni Jodipan banyak di jumpai tang...
| Published in: | Emara: Indonesian Journal of Architecture |
|---|---|
| Main Authors: | , , |
| Format: | Article |
| Language: | English |
| Published: |
Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya
2019-07-01
|
| Subjects: | |
| Online Access: | https://jurnalsaintek.uinsa.ac.id/index.php/EIJA/article/view/501 |
| Summary: | Kampung Wisata Warna-Warni Jodipan dikenal sebagai kampung wisata dengan sederetan rumah warga yang menampilkan aneka warna pada dinding dan atap rumah warga dengan kondisi topografi lahan berkontur di bantaran Sungai Brantas. Pada jaringan jalan di Kampung Warna Warni Jodipan banyak di jumpai tangga yang berdampingan dengan ramp. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana masyarakat Kampung Warna Warni Jodipan menentukan standar kemiringan dan lebar ramp pada jaringan jalan sebagai bentuk adaptasi pada lahan berkontur dengan kondisi jaringan jalan yang sempit agar dapat dilalui kendaraan atau barang beroda. Kondisi lahan berkontur memaksa masyarakat Kampung Warna Warni Jodipan beradaptasi dengan lingkungan setempat, baik fisik maupun lingkungan sosial. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif karena permasalahan yang diteliti merupakan kondisi yang berhubungan dengan sosial masyarakat yang terkait dengan tempat dan aktivitas yang berinteraksi secara sinergis. Hasil penelitian ini menunjukan cara masyarakat Kampung Wisata Warna-Warni Jodipan beradaptasi dalam menata jaringan sirkulasi dalam pemukimannya menyesuaikan dengan kondisi topografinya yang berkontur.
|
|---|---|
| ISSN: | 2460-7878 2477-5975 |
