Nilai-Nilai Kearifan Lokal dalam Cerita Rakyat Pasar Tambak Kumandang

Researchers wish to conduct a study related to local wisdom values in the folklore Tambak Kumandang Market using literary anthropology studies. This research uses a qualitative description method. The strategy used is a single case study with only a focus on one criterion or target. The form of data...

全面介紹

書目詳細資料
發表在:Jentera: Jurnal Kajian Sastra
Main Authors: Nasirudin al mustofa, Ali Imran Al Ma’ruf, Markhamah Markhamah
格式: Article
語言:英语
出版: Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa 2024-07-01
主題:
在線閱讀:https://ojs.badanbahasa.kemdikbud.go.id/jurnal/index.php/jentera/article/view/6433
實物特徵
總結:Researchers wish to conduct a study related to local wisdom values in the folklore Tambak Kumandang Market using literary anthropology studies. This research uses a qualitative description method. The strategy used is a single case study with only a focus on one criterion or target. The form of data in this research is words, sentences and discourse. Furthermore, this research uses primary and secondary data sources. This research data collection was carried out using various steps, namely observation, in-depth interviews, recording, noting and document analysis. Then this research uses data validation techniques in the form of triangulation and informant review. There are two triangulations used, namely data source and method triangulation. This research data analysis technique uses an interactive model created by Miles and Huberman. After analysis and discussion, it was concluded that there are seven local wisdoms in the folklore of Tambak Kumandang Market, namely: 1) language system number 4, 2) knowledge system number 10, 3) social organization system number 6, 4) economic system number 10. 3, 5) systems of living equipment and technology number 5, 6) religious systems number 9, and 7) art systems number 3.     Abstrak Peneliti berkeinginan untuk melakukan kajian terkait nilai-nilai kearifan lokal dalam cerita rakyat Pasar Tambak Kumandang menggunakan kajian antropologi sastra. Penelitian ini menggunakan metode deskripsi kualitatif. Strategi yang digunakan adalah studi kasus tunggal dengan fokus pada satu kriteria atau sasaran. Bentuk data pada penelitian ini adalah kata, kalimat, dan wacana. Selanjutnya penelitian ini menggunakan sumber data primer dan sekunder. Pengumpulan data penelitian ini dilakukan dengan berbagai langkah, yakni observasi, wawancara mendalam, perekaman, pencatatan, dan analisis dokumen. Kemudian, penelitian ini menggunakan teknik validasi data berupa triangulasi dan informant review. Terdapat dua triangulasi yang digunakan, yakni triangulasi sumber data dan metode. Teknik analisis data penelitian ini menggunakan model interaktif yang diciptakan oleh Miles dan Huberman. Setelah dilakukan analisis dan pembahasan, maka diperoleh kesimpulan bahwa terdapat tujuh kearifan lokal dalam cerita rakyat Pasar Tambak Kumandang, yakni sistem bahasa sejumlah empat, sistem pengetahuan sejumlah sepuluh, sistem organisasi sosial sejumlah enam, sistem ekonomi sejumlah tiga, sistem peralatan hidup dan teknologi sejumlah lima, sistem religi sejumlah sembilan, dan sistem seni sejumlah tiga.
ISSN:2089-2926
2579-8138