EKSISTENSI KESENIAN BESUTAN SEBAGAI IDENTITAS BUDAYA KABUPATEN JOMBANG

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis eksistensi kesenian Besutan di Kabupaten Jombang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini berupa pengamatan, wawancara, dokumentasi, dan divalidasi menggunakan triangu...

Full description

Bibliographic Details
Published in:Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora
Main Authors: Lailil Nadhifatul Muazaroh, I Nyoman Ruja, Neni Wahyuningtyas
Format: Article
Language:English
Published: Universitas Pendidikan Ganesha 2021-08-01
Subjects:
Online Access:https://ejournal.undiksha.ac.id/index.php/JISH/article/view/29301
Description
Summary:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis eksistensi kesenian Besutan di Kabupaten Jombang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini berupa pengamatan, wawancara, dokumentasi, dan divalidasi menggunakan triangulasi. Data yang telah berhasil dikumpulkan kemudian dianalisis menggunakan konsep analisis data model interaktif. Hasil penelitian menyatakan bahwa kesenian besutan merupakan kesenian tradisional yang muncul pada tahun 1907.  Besutan pertama kali dibawakan oleh Pak Santik dengan cara amen atau berkeliling dari rumah ke rumah dengan menghias dirinya dengan cara mencoret-coret wajahnya. Namun sekarang kesenian Besutan menjadi kesenian yang jarang ditemui, oleh karena itu pemerintah dan pelaku seni melakukan berbagai upaya agar kesenian Besutan menjadi kesenian yang tetap ada dan dinikmati oleh semua masyarakat terutama masyarakat Kabupaten Jombang.
ISSN:2303-2898
2549-6662