Respon Perlakuan Asam Jasmonat, Asam Salisilat dan Kitosan terhadap Produksi Metabolit Sekunder pada Kalus Padi Daun Berpigmen

Padi Black Madras (Oryza sativa L.) merupakan padi hias yang selain biasa digunakan sebagai ornamen, juga dapat digunakan sebagai sumber pharmaceutical yang bermanfaat bagi kesehatan manusia. Namun saat ini belum banyak diketahui potensialnya menjadi sumber pharmaceutical seperti metabolit sekunder...

Full description

Bibliographic Details
Published in:Agriprima: Journal of Applied Agricultural Sciences
Main Authors: Rendryana Aulia Nur Khofifa, Mohammad Ubaidillah
Format: Article
Language:English
Published: Politeknik Negeri Jember 2024-03-01
Subjects:
Online Access:https://agriprima.polije.ac.id/index.php/journal/article/view/599
_version_ 1850354229623914496
author Rendryana Aulia Nur Khofifa
Mohammad Ubaidillah
author_facet Rendryana Aulia Nur Khofifa
Mohammad Ubaidillah
author_sort Rendryana Aulia Nur Khofifa
collection DOAJ
container_title Agriprima: Journal of Applied Agricultural Sciences
description Padi Black Madras (Oryza sativa L.) merupakan padi hias yang selain biasa digunakan sebagai ornamen, juga dapat digunakan sebagai sumber pharmaceutical yang bermanfaat bagi kesehatan manusia. Namun saat ini belum banyak diketahui potensialnya menjadi sumber pharmaceutical seperti metabolit sekunder. Metabolit sekunder yang dihasilkan oleh padi black madras ini dapat diambil melalui kultur jaringan dengan cara elisitasi. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui respon kalus padi dan produksi metabolit sekunder pada padi Black Madras terhadap pemberian asam jasmonat, asam salisilat, dan kitosan. Hasil penelitian ini menunjukkan pemberian elisitor memberikan respon pada kalus padi dan produksi metabolit sekunder padi black madras terhadap pemberian asam jasmonat, asam salisilat, dan kitosan. Varietas terbaik didapatkan pada varietas IR64 sebagai kontrol daripada Black madras dengan perlakuan dengan kandungan fenolik (0,1548 mg GAE/g) dan flavonoid (0,2830 mg QE/g) terbaik ada pada media dengan pemberian Asam Jasmonat 10ppm. Sedangkan pada antosianin dengan pemberian yang terbaik adalah  Kitosan 50ppm  (PC: 2,852 CV/g FW dan PP: 0,538 CV/ test tube). Varietas Black madras lebih cenderung dalam peningkatan biomassa dengan kandungan fenolik (0,1165 mg GAE/g) dan flavonoid (0,2107 mg QE/g) pada perlakuan kontrol meskipun dalam produksi antosianin cukup tinggi dengan Kitosan 50ppm  (PC: 2,832 CV/g FW) dan Asam Salisilat 10ppm (PP: 0,440 CV/ test tube) lebih daripada perlakuan kontrol.
format Article
id doaj-art-7c00a9fe9c5a4e468623a6401b92f406
institution Directory of Open Access Journals
issn 2549-2934
2549-2942
language English
publishDate 2024-03-01
publisher Politeknik Negeri Jember
record_format Article
spelling doaj-art-7c00a9fe9c5a4e468623a6401b92f4062025-08-19T23:08:15ZengPoliteknik Negeri JemberAgriprima: Journal of Applied Agricultural Sciences2549-29342549-29422024-03-018110.25047/agriprima.v8i1.599Respon Perlakuan Asam Jasmonat, Asam Salisilat dan Kitosan terhadap Produksi Metabolit Sekunder pada Kalus Padi Daun BerpigmenRendryana Aulia Nur Khofifahttps://orcid.org/0009-0007-8620-5152Mohammad Ubaidillah0https://orcid.org/0000-0003-4745-3878University of Jember Padi Black Madras (Oryza sativa L.) merupakan padi hias yang selain biasa digunakan sebagai ornamen, juga dapat digunakan sebagai sumber pharmaceutical yang bermanfaat bagi kesehatan manusia. Namun saat ini belum banyak diketahui potensialnya menjadi sumber pharmaceutical seperti metabolit sekunder. Metabolit sekunder yang dihasilkan oleh padi black madras ini dapat diambil melalui kultur jaringan dengan cara elisitasi. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui respon kalus padi dan produksi metabolit sekunder pada padi Black Madras terhadap pemberian asam jasmonat, asam salisilat, dan kitosan. Hasil penelitian ini menunjukkan pemberian elisitor memberikan respon pada kalus padi dan produksi metabolit sekunder padi black madras terhadap pemberian asam jasmonat, asam salisilat, dan kitosan. Varietas terbaik didapatkan pada varietas IR64 sebagai kontrol daripada Black madras dengan perlakuan dengan kandungan fenolik (0,1548 mg GAE/g) dan flavonoid (0,2830 mg QE/g) terbaik ada pada media dengan pemberian Asam Jasmonat 10ppm. Sedangkan pada antosianin dengan pemberian yang terbaik adalah  Kitosan 50ppm  (PC: 2,852 CV/g FW dan PP: 0,538 CV/ test tube). Varietas Black madras lebih cenderung dalam peningkatan biomassa dengan kandungan fenolik (0,1165 mg GAE/g) dan flavonoid (0,2107 mg QE/g) pada perlakuan kontrol meskipun dalam produksi antosianin cukup tinggi dengan Kitosan 50ppm  (PC: 2,832 CV/g FW) dan Asam Salisilat 10ppm (PP: 0,440 CV/ test tube) lebih daripada perlakuan kontrol. https://agriprima.polije.ac.id/index.php/journal/article/view/599ElisitasiKultur JaringanMetabolit SekunderPadi
spellingShingle Rendryana Aulia Nur Khofifa
Mohammad Ubaidillah
Respon Perlakuan Asam Jasmonat, Asam Salisilat dan Kitosan terhadap Produksi Metabolit Sekunder pada Kalus Padi Daun Berpigmen
Elisitasi
Kultur Jaringan
Metabolit Sekunder
Padi
title Respon Perlakuan Asam Jasmonat, Asam Salisilat dan Kitosan terhadap Produksi Metabolit Sekunder pada Kalus Padi Daun Berpigmen
title_full Respon Perlakuan Asam Jasmonat, Asam Salisilat dan Kitosan terhadap Produksi Metabolit Sekunder pada Kalus Padi Daun Berpigmen
title_fullStr Respon Perlakuan Asam Jasmonat, Asam Salisilat dan Kitosan terhadap Produksi Metabolit Sekunder pada Kalus Padi Daun Berpigmen
title_full_unstemmed Respon Perlakuan Asam Jasmonat, Asam Salisilat dan Kitosan terhadap Produksi Metabolit Sekunder pada Kalus Padi Daun Berpigmen
title_short Respon Perlakuan Asam Jasmonat, Asam Salisilat dan Kitosan terhadap Produksi Metabolit Sekunder pada Kalus Padi Daun Berpigmen
title_sort respon perlakuan asam jasmonat asam salisilat dan kitosan terhadap produksi metabolit sekunder pada kalus padi daun berpigmen
topic Elisitasi
Kultur Jaringan
Metabolit Sekunder
Padi
url https://agriprima.polije.ac.id/index.php/journal/article/view/599
work_keys_str_mv AT rendryanaaulianurkhofifa responperlakuanasamjasmonatasamsalisilatdankitosanterhadapproduksimetabolitsekunderpadakaluspadidaunberpigmen
AT mohammadubaidillah responperlakuanasamjasmonatasamsalisilatdankitosanterhadapproduksimetabolitsekunderpadakaluspadidaunberpigmen