Bagaimana Kaum Injili Memandang Gereja Katolik?
Ribuan jemaat Katolik berkumpul di Supermall Surabaya Convention Center (SSCC) pada bulan November 2007 yang lalu. Kegiatan KKR yang bernuansa Katolik karismatik ini telah menjadi gerakan yang makin terasa di Indonesia. Sekilas, gerakan ini telah “mendekatkan” Katolik dengan kaum Protestan, khususny...
| Published in: | Veritas: Jurnal Teologi dan Pelayanan |
|---|---|
| Main Author: | |
| Format: | Article |
| Language: | English |
| Published: |
Sekolah Tinggi Teologi SAAT
2008-04-01
|
| Subjects: | |
| Online Access: | https://ojs.seabs.ac.id/index.php/Veritas/article/view/193 |
| _version_ | 1851887101920935936 |
|---|---|
| author | Bedjo Lie |
| author_facet | Bedjo Lie |
| author_sort | Bedjo Lie |
| collection | DOAJ |
| container_title | Veritas: Jurnal Teologi dan Pelayanan |
| description | Ribuan jemaat Katolik berkumpul di Supermall Surabaya Convention Center (SSCC) pada bulan November 2007 yang lalu. Kegiatan KKR yang bernuansa Katolik karismatik ini telah menjadi gerakan yang makin terasa di Indonesia. Sekilas, gerakan ini telah “mendekatkan” Katolik dengan kaum Protestan, khususnya kalangan karismatik. Di sisi lain, usaha pembelaan iman Katolik terhadap keberatan-keberatan teologis kaum Protestan juga makin terasa akhir-akhir ini di Indonesia. Tambah maraknya buku Katolik yang bernada apologetik terhadap Protestan semakin memperlebar jurang antara umat Katolik dan Kristen Protestan. Dalam rangka memikirkan relasi antara kaum Katolik dan Protestan ini, beberapa paradigma relasi muncul dalam benak penulis. Apakah gereja Katolik dapat dipandang sebagai saudara, pesaing, atau musuh? Bagaimana jika pilihan ini diajukan kepada Anda yang berasal dari golongan Protestan khususnya injili dalam memandang gereja Katolik Roma? Sebaliknya juga penting, bagaimanakah perspektif gereja Katolik dalam memandang kaum injili? ... Pembahasan tulisan ini akan mengalir sebagai berikut: Pertama, akan dipaparkan mengenai sekilas pandang pergeseran pandangan gereja Katolik terhadap doktrin kesatuan gereja yang meliputi sikap mereka terhadap gereja-gereja lain di luar gereja Katolik. Kedua, argumentasi biblis dan tradisi untuk mendukung doktrin kesatuan gereja menurut gereja Katolik. Ketiga, penulis akan menyampaikan suatu tinjauan kritis atas pandangan Katolik tersebut. Pada bagian akhir, beberapa pemikiran tentang hubungan antara kaum injili dan Katolik akan diajukan sebagai kesimpulan dan aplikasi. |
| format | Article |
| id | doaj-art-7eeaff3544604dcdb3bd2bdcf82e1be1 |
| institution | Directory of Open Access Journals |
| issn | 1411-7649 2684-9194 |
| language | English |
| publishDate | 2008-04-01 |
| publisher | Sekolah Tinggi Teologi SAAT |
| record_format | Article |
| spelling | doaj-art-7eeaff3544604dcdb3bd2bdcf82e1be12025-08-19T22:11:07ZengSekolah Tinggi Teologi SAATVeritas: Jurnal Teologi dan Pelayanan1411-76492684-91942008-04-019110.36421/veritas.v9i1.193Bagaimana Kaum Injili Memandang Gereja Katolik?Bedjo LieRibuan jemaat Katolik berkumpul di Supermall Surabaya Convention Center (SSCC) pada bulan November 2007 yang lalu. Kegiatan KKR yang bernuansa Katolik karismatik ini telah menjadi gerakan yang makin terasa di Indonesia. Sekilas, gerakan ini telah “mendekatkan” Katolik dengan kaum Protestan, khususnya kalangan karismatik. Di sisi lain, usaha pembelaan iman Katolik terhadap keberatan-keberatan teologis kaum Protestan juga makin terasa akhir-akhir ini di Indonesia. Tambah maraknya buku Katolik yang bernada apologetik terhadap Protestan semakin memperlebar jurang antara umat Katolik dan Kristen Protestan. Dalam rangka memikirkan relasi antara kaum Katolik dan Protestan ini, beberapa paradigma relasi muncul dalam benak penulis. Apakah gereja Katolik dapat dipandang sebagai saudara, pesaing, atau musuh? Bagaimana jika pilihan ini diajukan kepada Anda yang berasal dari golongan Protestan khususnya injili dalam memandang gereja Katolik Roma? Sebaliknya juga penting, bagaimanakah perspektif gereja Katolik dalam memandang kaum injili? ... Pembahasan tulisan ini akan mengalir sebagai berikut: Pertama, akan dipaparkan mengenai sekilas pandang pergeseran pandangan gereja Katolik terhadap doktrin kesatuan gereja yang meliputi sikap mereka terhadap gereja-gereja lain di luar gereja Katolik. Kedua, argumentasi biblis dan tradisi untuk mendukung doktrin kesatuan gereja menurut gereja Katolik. Ketiga, penulis akan menyampaikan suatu tinjauan kritis atas pandangan Katolik tersebut. Pada bagian akhir, beberapa pemikiran tentang hubungan antara kaum injili dan Katolik akan diajukan sebagai kesimpulan dan aplikasi.https://ojs.seabs.ac.id/index.php/Veritas/article/view/193Evangelicalism -- Relations -- Catholic Church.Catholic Church -- Relations -- Evangelicalism.Catholic Church -- Doctrines. |
| spellingShingle | Bedjo Lie Bagaimana Kaum Injili Memandang Gereja Katolik? Evangelicalism -- Relations -- Catholic Church. Catholic Church -- Relations -- Evangelicalism. Catholic Church -- Doctrines. |
| title | Bagaimana Kaum Injili Memandang Gereja Katolik? |
| title_full | Bagaimana Kaum Injili Memandang Gereja Katolik? |
| title_fullStr | Bagaimana Kaum Injili Memandang Gereja Katolik? |
| title_full_unstemmed | Bagaimana Kaum Injili Memandang Gereja Katolik? |
| title_short | Bagaimana Kaum Injili Memandang Gereja Katolik? |
| title_sort | bagaimana kaum injili memandang gereja katolik |
| topic | Evangelicalism -- Relations -- Catholic Church. Catholic Church -- Relations -- Evangelicalism. Catholic Church -- Doctrines. |
| url | https://ojs.seabs.ac.id/index.php/Veritas/article/view/193 |
| work_keys_str_mv | AT bedjolie bagaimanakauminjilimemandanggerejakatolik |
