Aktivitas antibakteri metabolit sekunder bakteri endofit daun pegagan (Centella asiatica) terhadap Escherichia coli penyebab infeksi saluran kemih

Abstrak. Infeksi saluran kemih (ISK) merupakan infeksi pada saluran kemih yang umumnya disebabkan oleh uropatogenik Escherichia coli (UPEC) dan sering diterapi dengan antibiotik. Penggunaan antibiotik yang sering pada kasus ISK dapat mengakibatkan berkembangnya resistensi antibiotik, dimana diharapk...

Full description

Bibliographic Details
Published in:JKS (Jurnal Kedokteran Syiah Kuala)
Main Authors: Dede Apreli, Mardhia Mardhia, Mahyarudin Mahyarudin
Format: Article
Language:English
Published: Syiah Kuala University, Faculty of Medicine 2023-03-01
Subjects:
Online Access:https://jurnal.usk.ac.id/JKS/article/view/24428
Description
Summary:Abstrak. Infeksi saluran kemih (ISK) merupakan infeksi pada saluran kemih yang umumnya disebabkan oleh uropatogenik Escherichia coli (UPEC) dan sering diterapi dengan antibiotik. Penggunaan antibiotik yang sering pada kasus ISK dapat mengakibatkan berkembangnya resistensi antibiotik, dimana diharapkan penggunaan bakteri endofit daun pegagan (Centella asiatica) dapat menjadi solusi dalam mengatasi resistensi antibiotik. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui aktivitas metabolit sekunder dari bakteri endofit daun pegagan sebagai antibakteri terhadap Escherichia coli (E. coli) penyebab ISK. Pengujian aktivitas antibakteri menggunakan metode difusi cakram dengan metabolit sekunder dari 37 isolat bakteri endofit. Isolat yang paling berpotensi sebagai antibakteri dilanjutkan dengan uji kandungan senyawa metabolit sekunder dan diidentifikasi berdasarkan morfologi koloni dan sel bakteri. Hasil uji aktivitas antibakteri menunjukan terdapat dua isolat (I-23 dan I-24) yang terdapat zona hambat pertumbuhan E. coli dengan diameter masing-masing sebesar 9,0 mm dan 9,1 mm. Hasil uji metabolit menunjukan bahwa isolat I-23 dan I-24 mengandung senyawa saponin. Berdasarkan kategori zona hambat yang dihasilkan, isolat bakteri endofit daun pegagan tidak memiliki aktivitas antibakteri terhadap E. coli penyebab ISK.   Kata kunci: Centella asiatica, bakteri endofit, Escherichia coli, antibakteri
ISSN:1412-1026
2550-0112