Fungsi Perencanaan dalam Manajemen terhadap Optimalisasi Layanan Bimbingan dan Konseling

Manajemen Bimbingan dan Konseling tidak dapat dilepaskan dari perencanaan. Proses perencanaan yang baik akan berdampak terhadap optimalisasi layanan bimbingan dan konseling, sebaliknya perencanaan yang tidak sistematis akan sangat berpengaruh terhadap kualitas layanan bimbingan dan konseling. Salah...

詳細記述

書誌詳細
出版年:Ideguru
主要な著者: Berlima Pasaribu, Uman Suherman
フォーマット: 論文
言語:英語
出版事項: Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga DIY 2024-06-01
主題:
オンライン・アクセス:https://jurnal-dikpora.jogjaprov.go.id/index.php/jurnalideguru/article/view/1083
その他の書誌記述
要約:Manajemen Bimbingan dan Konseling tidak dapat dilepaskan dari perencanaan. Proses perencanaan yang baik akan berdampak terhadap optimalisasi layanan bimbingan dan konseling, sebaliknya perencanaan yang tidak sistematis akan sangat berpengaruh terhadap kualitas layanan bimbingan dan konseling. Salah satu dampaknya adalah layanan bimbingan dan konseling hanya berfokus pada penanganan siswa bermasalah dan hal ini tidak sejalan dengan tujuan dan fungsi bimbingan dan konseling di sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk melihat gambaran perencanaan bimbingan dan konseling dan kaitannya terhadap optimalisasi layanan bimbingan dan konseling terhadap konseli di Pulau Nias. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus pada empat sekolah di Pulau Nias. Penelitian dilakukan dengan wawancara dan dokumentasi yang dilakukan secara daring. Subjek penelitian merupakan guru bimbingan dan konseling dari SMK dan SMP. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan di lembaga pendidikan yang terletak di Pulau Nias menunjukkan kurangnya perencanaan yang sistematis dan efisien. Kekurangan dalam perencanaan ini memiliki implikasi yang signifikan untuk peningkatan layanan bimbingan dan konseling di sekolah. Fokus  Layanan Bimbingan dan Konseling hanya pada siswa yang memiliki masalah, hal ini  menunjukkan bahwa layanan belum optimal dan berdampak pada konseli yang membutuhkan layanan untuk pengembangan diri dan juga fungsi pencegahan. Maka dari itu penelitian ini diharapkan bisa menjadi masukan untuk meningkatkan perencanaan bimbingan dan konseling di sekolah. Selanjutnya penting bagi setiap kepala sekolah dan guru memiliki keterlibatan untuk memaksimalkan layanan kepada peserta didik.
ISSN:2527-5712
2722-2195