PERBEDAAN JUMLAH LEUKOSIT, NEUTROFIL DAN LIMFOSIT ABSOLUT PADA PENDERITA DM TIPE 2 TERKONTROL DAN TIDAK TERKONTROL

Latar Belakang : Diabetes melitus tipe 2 merupakan salah satu masalah kesehatan yang serius dan merupakan 1 dari 4 penyakit tidak menular yang angka kejadiannya terus bertambah yang ditandai dengan inflamasi kronik karena terjadi resistensi insulin sehingga kadar glukosa darah meningkat. Kondisi glu...

وصف كامل

التفاصيل البيبلوغرافية
الحاوية / القاعدة:Jurnal Kedokteran Diponegoro
المؤلفون الرئيسيون: Sanjaya Santoso, Banundari Rachmawati, Dwi Retnoningrum
التنسيق: مقال
اللغة:الإنجليزية
منشور في: Faculty of Medicine, Universitas Diponegoro 2018-05-01
الموضوعات:
الوصول للمادة أونلاين:https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/medico/article/view/20756
الوصف
الملخص:Latar Belakang : Diabetes melitus tipe 2 merupakan salah satu masalah kesehatan yang serius dan merupakan 1 dari 4 penyakit tidak menular yang angka kejadiannya terus bertambah yang ditandai dengan inflamasi kronik karena terjadi resistensi insulin sehingga kadar glukosa darah meningkat. Kondisi glukosa darah yang tinggi menyebabkan pembentukan radikal bebas sehingga timbul stres oksidatif  dan memicu proses inflamasi. Proses inflamasi yang terjadi dapat meningkatkan sitokin proinflamasi yang dapat mempengaruhi kadar leukosit, neutrofil dan limfosit dalam darah. Tujuan : Membuktikan perbedaan jumlah leukosit, neutrofil dan limfosit absolut pada penderita DM tipe 2 terkontrol dan tidak terkontrol Metode :  Jenis penelitian observasional dengan pendekatan crossectional.  Total sampel  adalah 60 responden yang terdiri dari 30  subyek DM tipe 2 terkontrol dan 30 subyek DM tipe 2 tidak terkontrol. Sampel merupakan pasien RSUP dr.Kariadi Semarang yang memenuhi kriteria inklusi. Analisis yang digunakan adalah uji - Independent T Test. Hasil :  Rerata jumlah leukosit, neutrofil dan limfosit absolut pada penderita DM tipe 2 terkontrol adalah   11,47 ± 1,63 x103/µl ; 9,15 ± 1,67  x103/µl ; 1,37 ± 0,23 x103/µl. Rerata jumlah leukosit, neutrofil dan limfosit absolut pada penderita DM tipe 2 tidak terkontrol adalah   10,02 ± 1,36 x103/µl ; 7,41 ± 1,31  x103/µl ; 1,74 ± 0,24 x103/µl. Penderita DM tipe 2 tidak terkontrol memiliki jumlah limfosit absolut yang lebih tinggi secara bermakna (p<0,05) tetapi memiliki jumlah leukosit dan neutrofil absolut yang lebih rendah namun tidak bermakna (p>0,05)  dibanding  penderita DM tipe 2 terkontrol. Kesimpulan :  Terdapat perbedaan jumlah limfosit absolut pada penderita DM tipe 2 terkontrol.
تدمد:2540-8844