Potensi Sampah Combustible pada Zona Aktif 1 TPA Jatibarang Semarang sebagai Bahan Baku RDF (Refuse Derived Fuel)

Banyaknya produksi sampah di Semarang menyebabkan timbulan sampah di TPA Jatibarang semakin meningkat. Untuk mengurangi timbulan sampah, perlu adanya energi alternatif. Oleh karena itu, produksi refuse derived fuel (RDF) dapat menjadi salah satu solusi positif dalam penyelesaian masalah ini. Pemanfa...

Full description

Bibliographic Details
Published in:Jurnal Teknik Mesin
Main Authors: Rizki Tri Andrianingsih, Ganjar Samudro, M. Arief Budihardjo, Baskoro Lokahita, Syafrudin Syafrudin, Mochtar Hadiwidodo, Irawan Wisnu Wardhana
Format: Article
Language:Indonesian
Published: Universitas Mercu Buana 2018-03-01
Subjects:
Online Access:https://publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/jtm/article/view/2239
Description
Summary:Banyaknya produksi sampah di Semarang menyebabkan timbulan sampah di TPA Jatibarang semakin meningkat. Untuk mengurangi timbulan sampah, perlu adanya energi alternatif. Oleh karena itu, produksi refuse derived fuel (RDF) dapat menjadi salah satu solusi positif dalam penyelesaian masalah ini. Pemanfaatan energi dari limbah dikenal sebagai Waste-to-Energy (WTE). Pemanfaatan limbah menjadi energi sangat berhubungan dengan nilai kalor. Pada kajian ini, sampah combustible dari zona aktif 1 TPA Jatibarang akan dihitung nilai kalor tingginya dengan bom kalorimeter. Sampah diambil pada kedalaman 0-1 m, 1-2 m, dan 2-3 m di bawah permukaan timbulan sampah. Nilai kalor yang dihasilkan sampel tersebut sebesar 6,07 kkal/ton pada kedalaman 0-1 m, 5,56 kkal/ton pada kedalaman 1-2 m dan 5,55 kkal/ton pada kedalaman 2-3 m. Hal ini menunjukkan bahwa semakin tinggi kedalaman maka semakin tinggi pula nilai kalornya, sehingga sampah zona aktif 1 TPA Jatibarang memiliki potensi yang tinggi untuk diolah menjadi RDF.
ISSN:2089-7235
2549-2888