Karakteristik Batu Bata Campuran Hasil Sedimentasi Penambangan Batu Gamping Area 412,3 Ha Bukit Tajarang

Rumah dengan kategori non-engineering houses saat terjadinya gempa banyak mengalami kerusakan, hal ini disebabkan dinding rumah dengan bahan batu bata yang tidak memenuhi persyaratan mutu yang ada. Pemerintah telah mengupayakan dengan menetapkan petunjuk teknis untuk rumah aman gempa (key requiremen...

Full description

Bibliographic Details
Published in:Invotek: Jurnal Inovasi Vokasional dan Teknologi
Main Authors: Totoh Andayono, Eka Juliafad
Format: Article
Language:English
Published: Fakultas Teknik Universitas Negeri Padang 2019-04-01
Subjects:
Online Access:http://invotek.ppj.unp.ac.id/index.php/invotek/article/view/581
_version_ 1850058211857530880
author Totoh Andayono
Eka Juliafad
author_facet Totoh Andayono
Eka Juliafad
author_sort Totoh Andayono
collection DOAJ
container_title Invotek: Jurnal Inovasi Vokasional dan Teknologi
description Rumah dengan kategori non-engineering houses saat terjadinya gempa banyak mengalami kerusakan, hal ini disebabkan dinding rumah dengan bahan batu bata yang tidak memenuhi persyaratan mutu yang ada. Pemerintah telah mengupayakan dengan menetapkan petunjuk teknis untuk rumah aman gempa (key requirement for safer houses), namun demikian batu bata yang telah dan sedang digunakan masyarakat sampai saat ini masih belum dapat dijamin kualitasnya. Solusi untuk meningkatkan mutu yang dihasilkan, salah satunya dengan membuat batu bata yang bermutu dan aman terhadap gempa dengan bahan baku campuran hasil sedimentasi dari erosi daerah penambangan batu gamping (limestone). Pemanfaatan hasil sedimentasi ini sekaligus sebagai upaya mengurangi dampak laju sedimentasi pada sungai Batang Arau kota Padang. Pembuatan batu bata dengan proporsi campuran tanah hasil sedimentasi 50%, 45%, 40%, 35%, 30%, 25%, 20%, 15%, 10%, 5%, selanjutnya pengujian mutu batu bata mengacu SNI 15-2094-2000. Hasil pengujian diperoleh, penyerapan air batu bata campuran bahan sedimentasi l4,16% (<20%:memenuhi standart SNI), kuat tekan rata-rata batu bata campuran bahan sedimentasi sebesar 32,56 kg/cm2 (≥30 kg/cm2:memenuhi persyaratan kuat tekan minimum membangun rumah aman gempa) serta didapatkan komposisi tanah lempung 70% dan bahan sedimentasi 30% memberikan mutu bata tertinggi
format Article
id doaj-art-ce4bb416ab7643ceb1cb69c7ef1171e2
institution Directory of Open Access Journals
issn 1411-3414
2549-9815
language English
publishDate 2019-04-01
publisher Fakultas Teknik Universitas Negeri Padang
record_format Article
spelling doaj-art-ce4bb416ab7643ceb1cb69c7ef1171e22025-08-20T00:23:11ZengFakultas Teknik Universitas Negeri PadangInvotek: Jurnal Inovasi Vokasional dan Teknologi1411-34142549-98152019-04-0119110511210.24036/invotek.v19i1.581581Karakteristik Batu Bata Campuran Hasil Sedimentasi Penambangan Batu Gamping Area 412,3 Ha Bukit TajarangTotoh AndayonoEka JuliafadRumah dengan kategori non-engineering houses saat terjadinya gempa banyak mengalami kerusakan, hal ini disebabkan dinding rumah dengan bahan batu bata yang tidak memenuhi persyaratan mutu yang ada. Pemerintah telah mengupayakan dengan menetapkan petunjuk teknis untuk rumah aman gempa (key requirement for safer houses), namun demikian batu bata yang telah dan sedang digunakan masyarakat sampai saat ini masih belum dapat dijamin kualitasnya. Solusi untuk meningkatkan mutu yang dihasilkan, salah satunya dengan membuat batu bata yang bermutu dan aman terhadap gempa dengan bahan baku campuran hasil sedimentasi dari erosi daerah penambangan batu gamping (limestone). Pemanfaatan hasil sedimentasi ini sekaligus sebagai upaya mengurangi dampak laju sedimentasi pada sungai Batang Arau kota Padang. Pembuatan batu bata dengan proporsi campuran tanah hasil sedimentasi 50%, 45%, 40%, 35%, 30%, 25%, 20%, 15%, 10%, 5%, selanjutnya pengujian mutu batu bata mengacu SNI 15-2094-2000. Hasil pengujian diperoleh, penyerapan air batu bata campuran bahan sedimentasi l4,16% (<20%:memenuhi standart SNI), kuat tekan rata-rata batu bata campuran bahan sedimentasi sebesar 32,56 kg/cm2 (≥30 kg/cm2:memenuhi persyaratan kuat tekan minimum membangun rumah aman gempa) serta didapatkan komposisi tanah lempung 70% dan bahan sedimentasi 30% memberikan mutu bata tertinggihttp://invotek.ppj.unp.ac.id/index.php/invotek/article/view/581hasil sedimentasibatu gampingbatu bata
spellingShingle Totoh Andayono
Eka Juliafad
Karakteristik Batu Bata Campuran Hasil Sedimentasi Penambangan Batu Gamping Area 412,3 Ha Bukit Tajarang
hasil sedimentasi
batu gamping
batu bata
title Karakteristik Batu Bata Campuran Hasil Sedimentasi Penambangan Batu Gamping Area 412,3 Ha Bukit Tajarang
title_full Karakteristik Batu Bata Campuran Hasil Sedimentasi Penambangan Batu Gamping Area 412,3 Ha Bukit Tajarang
title_fullStr Karakteristik Batu Bata Campuran Hasil Sedimentasi Penambangan Batu Gamping Area 412,3 Ha Bukit Tajarang
title_full_unstemmed Karakteristik Batu Bata Campuran Hasil Sedimentasi Penambangan Batu Gamping Area 412,3 Ha Bukit Tajarang
title_short Karakteristik Batu Bata Campuran Hasil Sedimentasi Penambangan Batu Gamping Area 412,3 Ha Bukit Tajarang
title_sort karakteristik batu bata campuran hasil sedimentasi penambangan batu gamping area 412 3 ha bukit tajarang
topic hasil sedimentasi
batu gamping
batu bata
url http://invotek.ppj.unp.ac.id/index.php/invotek/article/view/581
work_keys_str_mv AT totohandayono karakteristikbatubatacampuranhasilsedimentasipenambanganbatugampingarea4123habukittajarang
AT ekajuliafad karakteristikbatubatacampuranhasilsedimentasipenambanganbatugampingarea4123habukittajarang