PENGELOMPOKAN PROVINSI DI INDONESIA \ BERDASARKAN INDIKATOR PEMBANGUNAN PENDIDIKAN MENGGUNAKAN METODE SUBTRACTIVE FUZZY C-MEANS

Pendidikan menjadi salah satu tujuan utama dalam rencana pembangunan di Indonesia. Pembangunan pendidikan diukur dengan indikator-indikator terkait pendidikan. Ketercapaian pembangunan pendidikan setiap provinsi di Indonesia berbeda sehingga dengan cara mengelompokkan provinsi- provinsi tersebut ber...

Full description

Bibliographic Details
Published in:Jurnal Matematika UNAND
Main Authors: Dina Maulidya, YUDIANTRI ASDI, HAZMIRA YOZZA
Format: Article
Language:English
Published: Department of Mathematics, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Andalas 2022-07-01
Online Access:https://jmua.fmipa.unand.ac.id/index.php/jmua/article/view/854
Description
Summary:Pendidikan menjadi salah satu tujuan utama dalam rencana pembangunan di Indonesia. Pembangunan pendidikan diukur dengan indikator-indikator terkait pendidikan. Ketercapaian pembangunan pendidikan setiap provinsi di Indonesia berbeda sehingga dengan cara mengelompokkan provinsi- provinsi tersebut berdasarkan kemiripan indikator yang tercapai dapat memudahkan pemerintah memberikan program peningkatan pembangunan pendidikan. Indikator pembangunan pendidikan yang digunakan dalam pengelompokan adalah sarana dan prasarana pendidikan, sanitasi sekolah, partisipasi sekolah, dan angka putus sekolah. Metode yang digunakan adalah metode Subtractive Fuzzy C-Means. Pengolahan data mengambil jari-jari yang beragam yaitu 1.00, 1.10, 1.20, 1.30, dan 1.50. Hasil indeks validitas klaster menunjukkan jari-jari 1.50 yang membentuk 2 klaster merupakan jumlah klaster terbaik. Jumlah keanggotaan klaster pertama sebanyak 20 provinsi. Provinsi-provinsi yang menjadi keanggotaannya tersebar di seluruh indonesia bagian barat kecuali Aceh. Kemudian sebahagian provinsi di Indonesia bagian tengah yaitu Pulau Kalimantan kecuali Kalimantan Tengah, Gorontalo pada Pulau Sulawesi dan Bali. Sedangkan jumlah provinsi yang masuk keanggotaan klaster kedua sebanyak 14 provinsi. Keanggotaannya tersebar pada provinsi-provinsi selain yang menjadi anggota klaster pertama. Berdasarkan karakteristik klaster, klaster kedua merupakan klaster terbaik dibanding klaster pertama. KataKunci : Pembangunan Pendidikan, Pengelompokan, Subtractive Fuzzy C-Means
ISSN:2303-291X
2721-9410