EVALUASI VARIASI KOMPOSISI MEDIA TANAM DAN ZPT PADA PERTUMBUHAN AWAL TANAMAN STEVIA
Stevia (Stevia rebaudiana) adalah tanaman pemanis alami rendah kalori yang berpotensi untuk dikembangkan dalam sektor pangan dan kesehatan. Meski demikian, budidaya stevia di Indonesia masih menghadapi kendala, terutama pada tahap pembibitan yang berlangsung lambat akibat kualitas media tanam yang k...
| Published in: | Ziraa'ah: Majalah Ilmiah Pertanian |
|---|---|
| Main Authors: | , , , |
| Format: | Article |
| Language: | Indonesian |
| Published: |
UPT Publikasi dan Pengelolaan Jurnal Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari
2025-10-01
|
| Subjects: | |
| Online Access: | https://ojs.uniska-bjm.ac.id/index.php/ziraah/article/view/20547 |
| Summary: | Stevia (Stevia rebaudiana) adalah tanaman pemanis alami rendah kalori yang berpotensi untuk dikembangkan dalam sektor pangan dan kesehatan. Meski demikian, budidaya stevia di Indonesia masih menghadapi kendala, terutama pada tahap pembibitan yang berlangsung lambat akibat kualitas media tanam yang kurang optimal. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pengaruh penambahan biochar serta pemberian zat pengatur tumbuh (ZPT) berupa air kelapa tua dan giberelin (GA₃) terhadap pertumbuhan awal stevia pada tanah Inceptisol. Eksperimen dilaksanakan di BRMP Karangploso, Malang, dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) tersarang yang terdiri atas dua faktor, yaitu media tanam (tanpa biochar dan dengan biochar 300 g/polybag) serta ZPT (tanpa ZPT, air kelapa 50%, dan GA₃ 10 ppm). Parameter yang diamati mencakup sifat kimia tanah, tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah cabang, jumlah ruas, panjang ruas, indeks klorofil, serta bobot basah dan kering tanaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan biochar meningkatkan kandungan N, P, K, dan pH tanah, namun belum memberikan pengaruh nyata terhadap tinggi tanaman, jumlah cabang, maupun akumulasi biomassa pada fase awal. Kombinasi biochar dengan air kelapa (B1A1) meningkatkan jumlah daun secara signifikan pada 6 MST (143,08 helai), sedangkan kombinasi biochar dengan GA₃ (B1A2) cenderung menghasilkan panjang ruas (3,11 cm) dan berat basah tanaman (0,40 g) lebih tinggi dibanding perlakuan lain. Secara umum, interaksi biochar dengan ZPT memperlihatkan kecenderungan positif terhadap pertumbuhan vegetatif stevia, meskipun sebagian besar parameter tidak berbeda nyata. Temuan ini mengindikasikan bahwa biochar lebih berperan dalam jangka panjang melalui perbaikan kualitas tanah, sedangkan ZPT memberikan efek hormonal yang relatif cepat pada fase pertumbuhan vegetatif.
Kata kunci: Stevia, biochar, air kelapa, GA₃, Inceptisol, pertumbuhan awal. |
|---|---|
| ISSN: | 1412-1468 2355-3545 |
