IRONISME MANGUNWIJAYA DENGAN NOVEL DURGA UMAYI

Novel Durga Umayi adalah novel terakhir karya Y.B. Mangunwijaya. Ada banyak ironi yang diceritakan oleh Mangunwijaya. Tokoh utamanya mengalami transformasi kehidupan sejak masa kolonial Belanda hingga Orde Baru, juga perubahan situasi bangsa Indonesia. Mangunwijaya memandang perubahan-perubahan itu...

Full description

Bibliographic Details
Published in:Sintesis
Main Author: Cornelius Iman Sukmana
Format: Article
Language:English
Published: Universitas Sanata Dharma, Program Studi Sastra Indonesia 2022-10-01
Subjects:
Online Access:https://e-journal.usd.ac.id/index.php/sintesis/article/view/4482
Description
Summary:Novel Durga Umayi adalah novel terakhir karya Y.B. Mangunwijaya. Ada banyak ironi yang diceritakan oleh Mangunwijaya. Tokoh utamanya mengalami transformasi kehidupan sejak masa kolonial Belanda hingga Orde Baru, juga perubahan situasi bangsa Indonesia. Mangunwijaya memandang perubahan-perubahan itu sebagai “wajar”. Namun sebagai novel ironi, yang dianggap “wajar” itu seharusnya tidak demikian. Untuk menaafsirkan novel ini, di sini digunakan pendekatan deskriptif kualitatif, dengan perspektif ironisme (Rorty). Akhirnya dipahami bahwa ironisme merupakan strategi Mangunwijaya untuk melakukan kritik terhadap situasi sosial.
ISSN:1693-749X
2722-9408