Model hubungan aktor pemangku kepentingan dalam pengembangan potensi pariwisata Kedung Ombo

Keberhasilan pengembangan destinasi wisata membutuhkan analisis tentang karakteristik aktor terkait dengan hubungan antar aktor, sikap aktor terhadap tujuan pengembangan dan kemungkinan aliansi maupun konflik yang muncul. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tipologi aktor berdasarkan kek...

Full description

Bibliographic Details
Published in:Jurnal Ekonomi dan Bisnis
Main Authors: Nafiah Ariyani, Akhmad Fauzi, Farhat Umar
Format: Article
Language:English
Published: Universitas Kristen Satya Wacana 2020-10-01
Subjects:
Online Access:https://ejournal.uksw.edu/jeb/article/view/3420
_version_ 1851877176491638784
author Nafiah Ariyani
Akhmad Fauzi
Farhat Umar
author_facet Nafiah Ariyani
Akhmad Fauzi
Farhat Umar
author_sort Nafiah Ariyani
collection DOAJ
container_title Jurnal Ekonomi dan Bisnis
description Keberhasilan pengembangan destinasi wisata membutuhkan analisis tentang karakteristik aktor terkait dengan hubungan antar aktor, sikap aktor terhadap tujuan pengembangan dan kemungkinan aliansi maupun konflik yang muncul. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tipologi aktor berdasarkan kekuatan dan hubungan antar aktor serta sikap aktor terhadap tujuan pada pengembangan destinasi wisata Kedung Ombo. Penelitian ini menggunakan paradigma penelitian kualitatif-kuantitatif. Metode pengumpulan data menggunakan metode wawancara mendalam, diskusi kelompok fokus dan lokakarya. Analisis data menggunakan metode Mactor (Matrix of Alliances and Conflicts Tactics, Objectives and Recommendations) untuk mengidentifikasi kekuatan, hubungan dan pola aliansi aktor pemangku kepentingan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Balai Besar Wilayah Sungai Pemalijuana, Perum Perhutani dan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, adalah aktor-aktor dominan. Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata, Perguruan Tinggi, Pemerintah Desa, Masyarakat, Pelaku Bisnis adalah aktor relay  dan Karang Taruna adalah aktor didominasi. Sebagian besar pemangku kepentingan konvergen dalam mendukung tujuan strategis yang yang akan dicapai. Temuan ini menjadi dasar untuk mengembangkan pola kolaborasi antar seluruh pemangku kepentingan yang diperlukan untuk pengembangan potensi pariwisata Kedung Ombo secara berkelanjutan.
format Article
id doaj-art-e29f440f08de4b4b89d9b054a0b6b19d
institution Directory of Open Access Journals
issn 1979-6471
2528-0147
language English
publishDate 2020-10-01
publisher Universitas Kristen Satya Wacana
record_format Article
spelling doaj-art-e29f440f08de4b4b89d9b054a0b6b19d2025-08-19T22:14:37ZengUniversitas Kristen Satya WacanaJurnal Ekonomi dan Bisnis1979-64712528-01472020-10-0123235737810.24914/jeb.v23i2.34203422Model hubungan aktor pemangku kepentingan dalam pengembangan potensi pariwisata Kedung OmboNafiah Ariyani0Akhmad Fauzi1Farhat UmarFakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas SahidFakultas Ekonomi dan Manajemen, IPB UniversityKeberhasilan pengembangan destinasi wisata membutuhkan analisis tentang karakteristik aktor terkait dengan hubungan antar aktor, sikap aktor terhadap tujuan pengembangan dan kemungkinan aliansi maupun konflik yang muncul. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tipologi aktor berdasarkan kekuatan dan hubungan antar aktor serta sikap aktor terhadap tujuan pada pengembangan destinasi wisata Kedung Ombo. Penelitian ini menggunakan paradigma penelitian kualitatif-kuantitatif. Metode pengumpulan data menggunakan metode wawancara mendalam, diskusi kelompok fokus dan lokakarya. Analisis data menggunakan metode Mactor (Matrix of Alliances and Conflicts Tactics, Objectives and Recommendations) untuk mengidentifikasi kekuatan, hubungan dan pola aliansi aktor pemangku kepentingan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Balai Besar Wilayah Sungai Pemalijuana, Perum Perhutani dan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, adalah aktor-aktor dominan. Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata, Perguruan Tinggi, Pemerintah Desa, Masyarakat, Pelaku Bisnis adalah aktor relay  dan Karang Taruna adalah aktor didominasi. Sebagian besar pemangku kepentingan konvergen dalam mendukung tujuan strategis yang yang akan dicapai. Temuan ini menjadi dasar untuk mengembangkan pola kolaborasi antar seluruh pemangku kepentingan yang diperlukan untuk pengembangan potensi pariwisata Kedung Ombo secara berkelanjutan.https://ejournal.uksw.edu/jeb/article/view/3420aktormactorpemangku kepentinganpariwisata
spellingShingle Nafiah Ariyani
Akhmad Fauzi
Farhat Umar
Model hubungan aktor pemangku kepentingan dalam pengembangan potensi pariwisata Kedung Ombo
aktor
mactor
pemangku kepentingan
pariwisata
title Model hubungan aktor pemangku kepentingan dalam pengembangan potensi pariwisata Kedung Ombo
title_full Model hubungan aktor pemangku kepentingan dalam pengembangan potensi pariwisata Kedung Ombo
title_fullStr Model hubungan aktor pemangku kepentingan dalam pengembangan potensi pariwisata Kedung Ombo
title_full_unstemmed Model hubungan aktor pemangku kepentingan dalam pengembangan potensi pariwisata Kedung Ombo
title_short Model hubungan aktor pemangku kepentingan dalam pengembangan potensi pariwisata Kedung Ombo
title_sort model hubungan aktor pemangku kepentingan dalam pengembangan potensi pariwisata kedung ombo
topic aktor
mactor
pemangku kepentingan
pariwisata
url https://ejournal.uksw.edu/jeb/article/view/3420
work_keys_str_mv AT nafiahariyani modelhubunganaktorpemangkukepentingandalampengembanganpotensipariwisatakedungombo
AT akhmadfauzi modelhubunganaktorpemangkukepentingandalampengembanganpotensipariwisatakedungombo
AT farhatumar modelhubunganaktorpemangkukepentingandalampengembanganpotensipariwisatakedungombo