Model Autoregressive dengan Pendekatan Conditional Maximum Likelihood Untuk Prediksi Harga Saham

Jual beli saham merupakan salah satu bentuk investasi yang menjanjikan para investor, investasi berkaitan dengan return atau keuntungan yang didapatkan oleh suatu investor atas suatu investasi yang dilakukan terhadap saham tertentu. Untuk mendapatkan nilai return pada beberapa periode kedepan dapat...

Full description

Bibliographic Details
Published in:Kubik
Main Authors: Cipta Rahmadayanti, Hasbi Rabbani, Aniq Atiqi Rohmawati
Format: Article
Language:English
Published: UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Mathematics Department 2018-05-01
Subjects:
Online Access:https://journal.uinsgd.ac.id/index.php/kubik/article/view/2731
_version_ 1852674372205019136
author Cipta Rahmadayanti
Hasbi Rabbani
Aniq Atiqi Rohmawati
author_facet Cipta Rahmadayanti
Hasbi Rabbani
Aniq Atiqi Rohmawati
author_sort Cipta Rahmadayanti
collection DOAJ
container_title Kubik
description Jual beli saham merupakan salah satu bentuk investasi yang menjanjikan para investor, investasi berkaitan dengan return atau keuntungan yang didapatkan oleh suatu investor atas suatu investasi yang dilakukan terhadap saham tertentu. Untuk mendapatkan nilai return pada beberapa periode kedepan dapat dilakukan prediksi, pada dasarnya prediksi dapat dilakukan dengan menggunakan beberapa metode, namun dengan menggunakan model time series diharapkan menghasilkan prediksi yang baik karna karakteristik dari data saham merupakan data time series yang bergerak kontinu terhadap waktu. Pada penelitian ini digunakan model time series Autoregressive (AR) dengan pendekatan Conditional Maximum Likelihood untuk memprediksi nilai return serta dapat melihat pergerakan harga saham. Nilai parameter yang penting pada model Autoregressive orde 1 adalah . Hasil penaksiran parameter dengan Conditional Maximum Likelihood digunakan untuk memperoleh nilai hasil prediksi. Berdasarkan hasil analisis,  model Autoregressive dengan pendekatan Conditional Maximum Likelihood adalah model yang baik untuk memprediksi return dan harga saham NASDAQ dengan RMSE sebesar 0,0002578. Berdasarkan hasil prediksi model AR(1), maka para investor dapat membuat strategi untuk berinvestasi pada indek saham NASDAQ agar dapat menghasilkan keuntungan.
format Article
id doaj-art-e40720a42bb34642856b6b8d14df3e4e
institution Directory of Open Access Journals
issn 2338-0896
2686-0341
language English
publishDate 2018-05-01
publisher UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Mathematics Department
record_format Article
spelling doaj-art-e40720a42bb34642856b6b8d14df3e4e2025-08-19T21:31:43ZengUIN Sunan Gunung Djati Bandung, Mathematics DepartmentKubik2338-08962686-03412018-05-0131525910.15575/kubik.v3i1.27311626Model Autoregressive dengan Pendekatan Conditional Maximum Likelihood Untuk Prediksi Harga SahamCipta Rahmadayanti0Hasbi Rabbani1Aniq Atiqi Rohmawati2Telkom UniversityTelkom UniversityTelkom UniversityJual beli saham merupakan salah satu bentuk investasi yang menjanjikan para investor, investasi berkaitan dengan return atau keuntungan yang didapatkan oleh suatu investor atas suatu investasi yang dilakukan terhadap saham tertentu. Untuk mendapatkan nilai return pada beberapa periode kedepan dapat dilakukan prediksi, pada dasarnya prediksi dapat dilakukan dengan menggunakan beberapa metode, namun dengan menggunakan model time series diharapkan menghasilkan prediksi yang baik karna karakteristik dari data saham merupakan data time series yang bergerak kontinu terhadap waktu. Pada penelitian ini digunakan model time series Autoregressive (AR) dengan pendekatan Conditional Maximum Likelihood untuk memprediksi nilai return serta dapat melihat pergerakan harga saham. Nilai parameter yang penting pada model Autoregressive orde 1 adalah . Hasil penaksiran parameter dengan Conditional Maximum Likelihood digunakan untuk memperoleh nilai hasil prediksi. Berdasarkan hasil analisis,  model Autoregressive dengan pendekatan Conditional Maximum Likelihood adalah model yang baik untuk memprediksi return dan harga saham NASDAQ dengan RMSE sebesar 0,0002578. Berdasarkan hasil prediksi model AR(1), maka para investor dapat membuat strategi untuk berinvestasi pada indek saham NASDAQ agar dapat menghasilkan keuntungan.https://journal.uinsgd.ac.id/index.php/kubik/article/view/2731return sahamharga sahammodel autoregressiveconditional maximum likelihood
spellingShingle Cipta Rahmadayanti
Hasbi Rabbani
Aniq Atiqi Rohmawati
Model Autoregressive dengan Pendekatan Conditional Maximum Likelihood Untuk Prediksi Harga Saham
return saham
harga saham
model autoregressive
conditional maximum likelihood
title Model Autoregressive dengan Pendekatan Conditional Maximum Likelihood Untuk Prediksi Harga Saham
title_full Model Autoregressive dengan Pendekatan Conditional Maximum Likelihood Untuk Prediksi Harga Saham
title_fullStr Model Autoregressive dengan Pendekatan Conditional Maximum Likelihood Untuk Prediksi Harga Saham
title_full_unstemmed Model Autoregressive dengan Pendekatan Conditional Maximum Likelihood Untuk Prediksi Harga Saham
title_short Model Autoregressive dengan Pendekatan Conditional Maximum Likelihood Untuk Prediksi Harga Saham
title_sort model autoregressive dengan pendekatan conditional maximum likelihood untuk prediksi harga saham
topic return saham
harga saham
model autoregressive
conditional maximum likelihood
url https://journal.uinsgd.ac.id/index.php/kubik/article/view/2731
work_keys_str_mv AT ciptarahmadayanti modelautoregressivedenganpendekatanconditionalmaximumlikelihooduntukprediksihargasaham
AT hasbirabbani modelautoregressivedenganpendekatanconditionalmaximumlikelihooduntukprediksihargasaham
AT aniqatiqirohmawati modelautoregressivedenganpendekatanconditionalmaximumlikelihooduntukprediksihargasaham