Kajian Pengaruh Materi Organik pada Sifat Fisis Tanah Lunak

Pembangunan di atas tanah organik umumnya menimbulkan masalah karena tanah tersebut sangat lunak, basah, memiliki kuat geser rendah dan karakteristik kompresibilitas tinggi. Identifikasi keberadaan materi organik dalam tanah sebelum suatu konstruksi terlanjur dibangun dapat mengantisipasi potensi pe...

Full description

Bibliographic Details
Published in:Jurnal Teknik Sipil
Main Author: Asriwijanti Desiani
Format: Article
Language:English
Published: Universitas Kristen Maranatha 2019-03-01
Subjects:
Online Access:https://journal.maranatha.edu/index.php/jts/article/view/1427
Description
Summary:Pembangunan di atas tanah organik umumnya menimbulkan masalah karena tanah tersebut sangat lunak, basah, memiliki kuat geser rendah dan karakteristik kompresibilitas tinggi. Identifikasi keberadaan materi organik dalam tanah sebelum suatu konstruksi terlanjur dibangun dapat mengantisipasi potensi permasalahan yang mungkin terjadi dan melakukan tindakan pencegahan terhadap kerusakan. Penentuan kadar material organik yang dikandung tanah penting dilakukan untuk mencegah perkiraan jumlah yang berlebihan. Perkiraan jumlah material organik yang berlebihan dapat menuntun pada perlakuan khusus/perbaikan tanah yang mungkin sebenarnya tidak perlu dilakukan ataupun sebaliknya. Berbagai sistem klasifikasi, baik yang berbasis botani maupun yang berbasis rekayasa Teknik Sipil dikaji kegunaannya dalam proses identifikasi tanah organik. Parameter sifat fisis tanah seperti kadar air, void ratio, bulk density, Specific gravity, permeabilitas, Batas Atterberg akan dikaji besaran dan kecenderungan perilaku apabila terdapat materi organik di dalamnya. Tanah organik dikenali dari warnanya, coklat gelap sampai hitam dengan konsistensi spongy dan bau organis serta kadang-kadang terlihat serat tumbuhan. Tanah digolongkan tanah organik bila kandungan bahan organik antara 25-75%. Kandungan bahan organik > 75% dipakai untuk mengidentifikasi gambut. Tanah organik dapat dikenali dari propertinya antara lain nilai kadar air berkisar 125-1600%, void ratio 7-25, bulk density 0.84-1.23t/m3, Specific gravity 1.1-1.8, Acidity (pH) 3.3-7.3, kadar abu 4.1-45, permeabilitas 10-5-10-8 cm/detik, Batas cair (LL) 56-1500%, Batas plastis 30-560%. Batasan-batasan properti geoteknik untuk tanah organik umumnya masih tercampur dengan properti gambut. Kadar air dan Liquid Limit meningkat, sementara Specific gravity dan bulk density mengecil sejalan dengan meningkatnya kadar organik
ISSN:1411-9331
2549-7219