Patofisiologi Infeksi Bakteri pada Kulit
Kulit merupakan barier penting untuk mencegah mikroorganisme dan agen perusak lain masuk ke dalam jaringan yang lebih dalam. Kelainan kulit yang terjadi dapat langsung disebabkan mikroorganisme pada kulit, penyebaran toksin spesifik yang dihasilkan mikroorganisme, atau penyakit sistemik berdasarkan...
| Published in: | Sari Pediatri |
|---|---|
| Main Author: | |
| Format: | Article |
| Language: | Indonesian |
| Published: |
Badan Penerbit Ikatan Dokter Anak Indonesia
2016-12-01
|
| Subjects: | |
| Online Access: | https://saripediatri.org/index.php/sari-pediatri/article/view/1016 |
| Summary: | Kulit merupakan barier penting untuk mencegah mikroorganisme dan agen perusak
lain masuk ke dalam jaringan yang lebih dalam. Kelainan kulit yang terjadi dapat langsung
disebabkan mikroorganisme pada kulit, penyebaran toksin spesifik yang dihasilkan
mikroorganisme, atau penyakit sistemik berdasarkan proses imunologik. Sistem imun
berkembang dengan fungsi yang khusus dan bekerja di kulit. Sel Langerhans, keratinosit,
sel endotel, dendrosit dan sel lainnya semua ikut berperan dalam skin associated lymphoid
tissue (SALT). Mediator yang berperan antara lain IL-1, IL-2, IL-3, produk sel mast,
limfokin dan sitokin lain yang sebagian besar dihasilkan oleh keratinosit. |
|---|---|
| ISSN: | 0854-7823 2338-5030 |
