Konsep Nafs Menurut Ibnu Sina
Nafs merupakan salah satu konsep kunci dalam kajian filsafat metafisika. Selain sebagai substansi utama yang menggerakkan jasad manusia, nafs juga memiliki peran dalam proses berfikir dan memahami realitas yang darinya menghasilkan sebuah pengetahuan. Pengetahuan yang dihasilkan akan membentuk ca...
| Published in: | Kalimah |
|---|---|
| Main Author: | |
| Format: | Article |
| Language: | Arabic |
| Published: |
Universitas Darussalam Gontor
2014-09-01
|
| Subjects: | |
| Online Access: | https://ejournal.unida.gontor.ac.id/index.php/kalimah/article/view/239 |
| Summary: | Nafs merupakan salah satu konsep kunci dalam kajian filsafat metafisika. Selain
sebagai substansi utama yang menggerakkan jasad manusia, nafs juga memiliki peran
dalam proses berfikir dan memahami realitas yang darinya menghasilkan sebuah
pengetahuan. Pengetahuan yang dihasilkan akan membentuk cara pandang seseorang
menyikapi kehidupan. Dalam hal ini, Ibnu Sina adalah salah seorang filsuf muslim yang
secara mendalam dan rinci menjelaskan hakikat nafs. Ia menjelaskan tentang potensi-potensi nafs (quwwah al-nafs) yang saling terikat satu dengan lainnya, dan nafs
memiliki hubungan yang erat dengan jasad. Mengenai hubungan nafs dan jasad, Ibnu
Sina mengatakan bahwa nafs tidak akan pernah mencapai tahap fenomenal tanpa adanya
jasad. Begitu tahapan ini dicapai ia menjadi sumber hidup, pengatur, dan potensi jasad.
Ia mengemukakan beberapa argumentasi ilmiah mengenai keberadaan nafs, yang salah
satunya tentang manusia terbang yang menginspirasi sarjana Barat menciptakan teori
manusia super. Selain itu ia juga menjelaskan tentang keabadian nafs yang bersifat
kekal dengan disertai beberapa argumentasi logis yang membuktikan kekekalannya.
Dari pandangannya tersebut ia menyimpulkan bahwa kekekalan nafs bukanlah kekekalan
yang hakiki sebagaimana keabadian dan kekekalan Allah. Penjelasan Ibnu Sina tentang
nafs cukup komprehensif, sekalipun ada beberapa kesamaan dengan teori jiwa filsuf
Yunani seperti Aristotle. Namun pandangannya tentang nafs secara umum sudah diadapsi
dengan pandangan hidup Islam. |
|---|---|
| ISSN: | 1412-9590 2477-0396 |
