Ekstrak Air Biji Pepaya (Carica Papaya) dapat Menurunkan Kadar Kolesterol Total dan Kadar Serumglutamat Piruvat Transaminase (Sgpt) pada Tikus Putih Jantan Galur Wistar yang Hiperkolesterolemia
Hiperkolesterolemia merupakan kelainan metabolisme lemak yang dianggap sebagai faktor yang berkontribusi dalam peningkatan risiko PJK. Biji pepaya diduga memiliki aktivitas hipolipidemik karena mengandung senyawa fitokimia yang berpengaruh pada metabolisme lemak. Penelitian ini menggunakan model eks...
| Published in: | WMJ (Warmadewa Medical Journal) |
|---|---|
| Main Authors: | , , |
| Format: | Article |
| Language: | English |
| Published: |
Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Universitas Warmadewa
2017-05-01
|
| Subjects: | |
| Online Access: | https://www.ejournal.warmadewa.ac.id/index.php/warmadewa_medical_journal/article/view/73/206 |
| Summary: | Hiperkolesterolemia merupakan kelainan metabolisme lemak yang dianggap sebagai faktor yang berkontribusi dalam peningkatan risiko PJK. Biji pepaya diduga memiliki aktivitas hipolipidemik karena mengandung senyawa fitokimia yang berpengaruh pada metabolisme lemak. Penelitian ini menggunakan model eksperimental randomized pretest-posttestcontrol-group design terhadap 30 ekor tikus yang hiperkolesterolemia setelah diinduksi pakan tinggi kolesterol selama 48 hari. Tikus tersebut dibagi ke dalam 3 kelompok yaitu kelompok kontrol negatif (P0), kontrol positif (P1), dan kelompok perlakuan (P2).Aktivitas antihiperkolesterolemik dinilai melalui pengukuran kadar kolesterol total dan SGPT pretest dan posttest. Berdasarkan hasil penelitian, ekstrak air biji pepaya dosis 300 mg/kg/hari mampu menurunkan kadar kolesterol total sebesar 13,39% dan kadar SGPT sebesar 31,4% (p<0,05). Uji One Way Anova menunjukkan bahwa kadar kolesterol total dan SGPT posttest antar kelompok berbeda bermakna (p<0,05). Uji LSD menunjukkan bahwa pemberian ekstrak air biji pepaya dapat secara signifikan menurunkan kadar kolesterol total pada tikus yang hiperkolesterolemia jika dibandingkan dengan kelompok placebo. Kadar tersebut tidak berbeda signifikan dengan kelompok yang diberi simvastatin (beda rerata 0,6 mg/dL; p>0,05). Penurunan kadar SGPT diketahui berbeda bermakna jika dibandingkan kelompok placebo. Hasil tersebut dapat membuktikan bahwa pemberian ekstrak air biji pepaya dapat menurunkan kadar kolesterol total dan SGPT pada tikus putih jantan galur wistar yang hiperkolesterolemia. |
|---|---|
| ISSN: | 2527-4627 2579-9010 |
