Analisa Tegangan pada Cross Deck Kapal Ikan Katamaran 10 GT menggunakan Metode Elemen Hingga

<p>Dalam bidang kekuatan kapal, perlu memperhitungkan kekuatan memanjang dan melintang suatu konstruksi kapal. Distribusi beban yang tidak merata dan gelombang air laut yang tidak beraturan dan berulang pada kapal yang berlayar menyebabkan struktur kapal terjadi tegangan dan regangan. Kapal ka...

Full description

Bibliographic Details
Published in:Jurnal Teknik ITS
Main Authors: Erik Chabibi, Totok Yulianto, Ketut Suastika
Format: Article
Language:Indonesian
Published: Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) 2013-03-01
Subjects:
Online Access:http://ejurnal.its.ac.id/index.php/teknik/article/view/2478
Description
Summary:<p>Dalam bidang kekuatan kapal, perlu memperhitungkan kekuatan memanjang dan melintang suatu konstruksi kapal. Distribusi beban yang tidak merata dan gelombang air laut yang tidak beraturan dan berulang pada kapal yang berlayar menyebabkan struktur kapal terjadi tegangan dan regangan. Kapal katamaran (<em>multi hull</em>) merupakan inovasi untuk kemajuan sarana transportasi laut dalam rangka memajukan ilmu pengetahuan dan teknologi. Tujuan  penelitian ini membuktikan bahwa tegangan yang dihasilkan oleh kapal ini saat terkena beban gelombang dengan variasi arah gelombang 0<sup>0</sup> (<em>following sea</em>), 90<sup>0</sup> (<em>beam sea</em>) dan 180<sup>0</sup> (<em>head sea</em>) memenuhi tegangan ijin standar BKI (Biro Klasifikasi Indonesia). Pada kapal katamaran terjadi kombinasi beban gaya hidrostatis dan  hidrodinamis (gelombang) yang menyebabkan terjadi momen bending dan gaya geser. Untuk mengetahui tegangan Von Mises maksimum yang terjadi dilakukan analisa dengan menggunakan <em>Finite Element Method </em>(FEM) dengan bantuan <em>software </em>MSC Nastran 2010. Hasil perhitungan analisa manual didapatkan nilai tegangan terbesar pada arah gelombang 180<sup>o</sup> (<em>head sea</em>) sebesar 9,389 N/mm<sup>2</sup>. Sedangkan hasil pemodelan dengan menggunakan metode elemen hingga didapatkan tegangan maksimum terjadi pada arah gelombang 90<sup>0</sup> (<em>beam sea</em>) sebesar 33,2 N/mm<sup>2</sup>. Tegangan ijin yang disyaratkan oleh BKI sebesar 39,311 N/mm<sup>2</sup>.Dari hasil analisa tegangan tersebut, struktur kapal ikan katamaran memenuhi standar dari ketentuan BKI.</p>
ISSN:2301-9271
2337-3539