Penetration Testing Web XYZ Berdasarkan OWASP Risk Rating

Website ”XYZ” merupakan aplikasi yang mempunyai fungsi dalam layanan pembuatan dokumen kependudukan, layanan pendaftaran akses masuk, dan fitur login. Penilaian kerawanan secara berkala diperlukan untuk menjamin kehandalan dari aplikasi. Penilaian kerawanan dengan menggunakan tool uji saja sekarang...

Full description

Bibliographic Details
Published in:Teknika
Main Authors: Dimas Febriyan Priambodo, Asep Dadan Rifansyah, Muhammad Hasbi
Format: Article
Language:English
Published: Center for Research and Community Service, Institut Informatika Indonesia Surabaya 2023-02-01
Subjects:
Online Access:https://ejournal.ikado.ac.id/index.php/teknika/article/view/571
_version_ 1851887724503498752
author Dimas Febriyan Priambodo
Asep Dadan Rifansyah
Muhammad Hasbi
author_facet Dimas Febriyan Priambodo
Asep Dadan Rifansyah
Muhammad Hasbi
author_sort Dimas Febriyan Priambodo
collection DOAJ
container_title Teknika
description Website ”XYZ” merupakan aplikasi yang mempunyai fungsi dalam layanan pembuatan dokumen kependudukan, layanan pendaftaran akses masuk, dan fitur login. Penilaian kerawanan secara berkala diperlukan untuk menjamin kehandalan dari aplikasi. Penilaian kerawanan dengan menggunakan tool uji saja sekarang tidak dirasa cukup sehingga memerlukan validasi. Salah satu validasi tersebut adalah menggunakan penetration testing. Uji penetrasi pada Website XYZ Kabupaten XYZ dilaksanakan dengan mengacu kepada Open Web Application Security Project (OWASP) Top 10-2021. Penetration testing dilaksanakan dengan metode black box untuk mendapatkan hasil pengukuran tingkat kerentanan pada aplikasi. Keseluruhan penilaian kerentanan dilakukan dalam empat tahap yaitu planning, information gathering, vulnerability scanning menggunakan 2 tools otomatis yaitu Vega dan OWASP ZAP sebagai upaya untuk mendapatkan cakupan yang lebih luas terkait kerentanan yang ditemukan dikuti dengan validasi dilanjutkan tahap analysis and reporting. Hasil tahap vulnerability scanning menghasilkan 9 jenis kerentanan dengan sebaran 2 high, 1 medium, dan 6 low. Pengujian penetrasi untuk validasi mengacu pada dokumen panduan Web Security Testing Guide (WSTG) versi 4.2. Hasil proses akhir berupa rekomendasi dapat digunakan sebagai referensi pengembang aplikasi web untuk menangani kerentanan khususnya hilangnya ketersediaan layanan dan kebocoran data.
format Article
id doaj-art-e9aff387541f490bb58015bd3d60ed1f
institution Directory of Open Access Journals
issn 2549-8037
2549-8045
language English
publishDate 2023-02-01
publisher Center for Research and Community Service, Institut Informatika Indonesia Surabaya
record_format Article
spelling doaj-art-e9aff387541f490bb58015bd3d60ed1f2025-08-19T22:10:56ZengCenter for Research and Community Service, Institut Informatika Indonesia SurabayaTeknika2549-80372549-80452023-02-0112110.34148/teknika.v12i1.571Penetration Testing Web XYZ Berdasarkan OWASP Risk RatingDimas Febriyan Priambodo0Asep Dadan Rifansyah1Muhammad Hasbi2Program Studi Rekayasa Keamanan Siber, Politeknik Siber dan Sandi Negara, Depok, Jawa BaratProgram Studi Rekayasa Keamanan Siber, Politeknik Siber dan Sandi Negara, Depok, Jawa BaratProgram Studi Informatika, STMIK Sinar Nusantara, Surakarta, Jawa Tengah Website ”XYZ” merupakan aplikasi yang mempunyai fungsi dalam layanan pembuatan dokumen kependudukan, layanan pendaftaran akses masuk, dan fitur login. Penilaian kerawanan secara berkala diperlukan untuk menjamin kehandalan dari aplikasi. Penilaian kerawanan dengan menggunakan tool uji saja sekarang tidak dirasa cukup sehingga memerlukan validasi. Salah satu validasi tersebut adalah menggunakan penetration testing. Uji penetrasi pada Website XYZ Kabupaten XYZ dilaksanakan dengan mengacu kepada Open Web Application Security Project (OWASP) Top 10-2021. Penetration testing dilaksanakan dengan metode black box untuk mendapatkan hasil pengukuran tingkat kerentanan pada aplikasi. Keseluruhan penilaian kerentanan dilakukan dalam empat tahap yaitu planning, information gathering, vulnerability scanning menggunakan 2 tools otomatis yaitu Vega dan OWASP ZAP sebagai upaya untuk mendapatkan cakupan yang lebih luas terkait kerentanan yang ditemukan dikuti dengan validasi dilanjutkan tahap analysis and reporting. Hasil tahap vulnerability scanning menghasilkan 9 jenis kerentanan dengan sebaran 2 high, 1 medium, dan 6 low. Pengujian penetrasi untuk validasi mengacu pada dokumen panduan Web Security Testing Guide (WSTG) versi 4.2. Hasil proses akhir berupa rekomendasi dapat digunakan sebagai referensi pengembang aplikasi web untuk menangani kerentanan khususnya hilangnya ketersediaan layanan dan kebocoran data. https://ejournal.ikado.ac.id/index.php/teknika/article/view/571OWASP Top 10Penilaian KerentananUji PenetrasiWeb-appWSTG
spellingShingle Dimas Febriyan Priambodo
Asep Dadan Rifansyah
Muhammad Hasbi
Penetration Testing Web XYZ Berdasarkan OWASP Risk Rating
OWASP Top 10
Penilaian Kerentanan
Uji Penetrasi
Web-app
WSTG
title Penetration Testing Web XYZ Berdasarkan OWASP Risk Rating
title_full Penetration Testing Web XYZ Berdasarkan OWASP Risk Rating
title_fullStr Penetration Testing Web XYZ Berdasarkan OWASP Risk Rating
title_full_unstemmed Penetration Testing Web XYZ Berdasarkan OWASP Risk Rating
title_short Penetration Testing Web XYZ Berdasarkan OWASP Risk Rating
title_sort penetration testing web xyz berdasarkan owasp risk rating
topic OWASP Top 10
Penilaian Kerentanan
Uji Penetrasi
Web-app
WSTG
url https://ejournal.ikado.ac.id/index.php/teknika/article/view/571
work_keys_str_mv AT dimasfebriyanpriambodo penetrationtestingwebxyzberdasarkanowaspriskrating
AT asepdadanrifansyah penetrationtestingwebxyzberdasarkanowaspriskrating
AT muhammadhasbi penetrationtestingwebxyzberdasarkanowaspriskrating