Fungsi seksualitas dan edukasi model PLISSIT pada pasien post Histerek-Salphingo Oovorektomi Bilateral (HTSOB)

Prosedur Histerek-Salphingo Oovorektomi Bilateral (HTSOB) dapat menimbulkan keterjadian hormon dan mengakibatkan gangguan fungsi seksualitas pada pasien. Perawat sebagai pemberi asuhan utama berperan penting dalam memberikan edukasi untuk mencegah dampak psikologis pada pasien akibat kurangnya papar...

全面介绍

书目详细资料
发表在:Ners Muda
Main Authors: Yuni Sukma Panca Indrawati, Lutfatul Latifah, Wahyu Ekowati
格式: 文件
语言:印度尼西亚语
出版: Universitas Muhammadiyah Semarang 2024-07-01
主题:
在线阅读:https://jurnal.unimus.ac.id/index.php/nersmuda/article/view/13585
_version_ 1850027918068023296
author Yuni Sukma Panca Indrawati
Lutfatul Latifah
Wahyu Ekowati
author_facet Yuni Sukma Panca Indrawati
Lutfatul Latifah
Wahyu Ekowati
author_sort Yuni Sukma Panca Indrawati
collection DOAJ
container_title Ners Muda
description Prosedur Histerek-Salphingo Oovorektomi Bilateral (HTSOB) dapat menimbulkan keterjadian hormon dan mengakibatkan gangguan fungsi seksualitas pada pasien. Perawat sebagai pemberi asuhan utama berperan penting dalam memberikan edukasi untuk mencegah dampak psikologis pada pasien akibat kurangnya paparan informasi. Pada laporan kasus ini, wanita G1P1A0 berusia 45 tahun telah menjalani prosedur HTSOB dua bulan yang lalu atas indikasi pendarahan hebat dari jalan lahir ( Abnormal Uterine Bleeding ). Pasien melakukan penilaian fungsi seksualitas dengan teknik wawancara berdasarkan 6 komponen pada Female Sexual Function Index (FSFI). Pasien mengalami penurunan hasrat, gairah, lubrikasi, orgasme, dan adanya rasa nyeri saat berhubungan seksual. Namun kepuasan seksual masih dapat dirasakan secara maksimal. Pasien diberikan model edukasi PLISSIT sebanyak 3 kali pertemuan dengan durasi 30 menit untuk meningkatkan kualitas fungsi seksualnya. Pemberian model edukasi PLISSIT terbukti berpengaruh meningkatkan pengetahuan seksualitas pasca tindakan HTSOB pada pasien. Adanya tambahan pengetahuan dapat meningkatkan kualitas aktivitas seksual pasien pasca HTSOB.
format Article
id doaj-art-fa8a086de1db4fa99b016a65fc509b19
institution Directory of Open Access Journals
issn 2723-8067
language Indonesian
publishDate 2024-07-01
publisher Universitas Muhammadiyah Semarang
record_format Article
spelling doaj-art-fa8a086de1db4fa99b016a65fc509b192025-08-20T00:37:16ZindUniversitas Muhammadiyah SemarangNers Muda2723-80672024-07-015225626410.26714/nm.v5i2.135857509Fungsi seksualitas dan edukasi model PLISSIT pada pasien post Histerek-Salphingo Oovorektomi Bilateral (HTSOB)Yuni Sukma Panca Indrawati0Lutfatul Latifah1Wahyu Ekowati2Universitas Jenderal SoedirmanUniversitas Jenderal SoedirmanUniversitas Jenderal SoedirmanProsedur Histerek-Salphingo Oovorektomi Bilateral (HTSOB) dapat menimbulkan keterjadian hormon dan mengakibatkan gangguan fungsi seksualitas pada pasien. Perawat sebagai pemberi asuhan utama berperan penting dalam memberikan edukasi untuk mencegah dampak psikologis pada pasien akibat kurangnya paparan informasi. Pada laporan kasus ini, wanita G1P1A0 berusia 45 tahun telah menjalani prosedur HTSOB dua bulan yang lalu atas indikasi pendarahan hebat dari jalan lahir ( Abnormal Uterine Bleeding ). Pasien melakukan penilaian fungsi seksualitas dengan teknik wawancara berdasarkan 6 komponen pada Female Sexual Function Index (FSFI). Pasien mengalami penurunan hasrat, gairah, lubrikasi, orgasme, dan adanya rasa nyeri saat berhubungan seksual. Namun kepuasan seksual masih dapat dirasakan secara maksimal. Pasien diberikan model edukasi PLISSIT sebanyak 3 kali pertemuan dengan durasi 30 menit untuk meningkatkan kualitas fungsi seksualnya. Pemberian model edukasi PLISSIT terbukti berpengaruh meningkatkan pengetahuan seksualitas pasca tindakan HTSOB pada pasien. Adanya tambahan pengetahuan dapat meningkatkan kualitas aktivitas seksual pasien pasca HTSOB.https://jurnal.unimus.ac.id/index.php/nersmuda/article/view/13585edukasifungsi seksualhisterektomiplissit
spellingShingle Yuni Sukma Panca Indrawati
Lutfatul Latifah
Wahyu Ekowati
Fungsi seksualitas dan edukasi model PLISSIT pada pasien post Histerek-Salphingo Oovorektomi Bilateral (HTSOB)
edukasi
fungsi seksual
histerektomi
plissit
title Fungsi seksualitas dan edukasi model PLISSIT pada pasien post Histerek-Salphingo Oovorektomi Bilateral (HTSOB)
title_full Fungsi seksualitas dan edukasi model PLISSIT pada pasien post Histerek-Salphingo Oovorektomi Bilateral (HTSOB)
title_fullStr Fungsi seksualitas dan edukasi model PLISSIT pada pasien post Histerek-Salphingo Oovorektomi Bilateral (HTSOB)
title_full_unstemmed Fungsi seksualitas dan edukasi model PLISSIT pada pasien post Histerek-Salphingo Oovorektomi Bilateral (HTSOB)
title_short Fungsi seksualitas dan edukasi model PLISSIT pada pasien post Histerek-Salphingo Oovorektomi Bilateral (HTSOB)
title_sort fungsi seksualitas dan edukasi model plissit pada pasien post histerek salphingo oovorektomi bilateral htsob
topic edukasi
fungsi seksual
histerektomi
plissit
url https://jurnal.unimus.ac.id/index.php/nersmuda/article/view/13585
work_keys_str_mv AT yunisukmapancaindrawati fungsiseksualitasdanedukasimodelplissitpadapasienposthistereksalphingooovorektomibilateralhtsob
AT lutfatullatifah fungsiseksualitasdanedukasimodelplissitpadapasienposthistereksalphingooovorektomibilateralhtsob
AT wahyuekowati fungsiseksualitasdanedukasimodelplissitpadapasienposthistereksalphingooovorektomibilateralhtsob