Pengaruh E-Modul Deteksi Dini dan Layanan Intervensi ADHD Terhadap Kemampuan Guru Taman Kanan-Kanak

Permasalahan yang sering dijumpai dalam dunia pendidikan yaitu adanya salah satu jenis gangguan perkembangan emosional atau perilaku yang paling sering didiagnosis pada anak-anak yaitu ADHD. Berdasarkan data dari Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru pada tahun 2024, ada 24 anak berkebutuhan khusus di ta...

Full description

Bibliographic Details
Published in:Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran
Main Authors: Ari Wulandari, Septiyani Endang Yunitasari
Format: Article
Language:English
Published: Universitas Cokroaminoto Palopo 2024-10-01
Subjects:
Online Access:https://www.e-journal.my.id/jsgp/article/view/4167
Description
Summary:Permasalahan yang sering dijumpai dalam dunia pendidikan yaitu adanya salah satu jenis gangguan perkembangan emosional atau perilaku yang paling sering didiagnosis pada anak-anak yaitu ADHD. Berdasarkan data dari Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru pada tahun 2024, ada 24 anak berkebutuhan khusus di taman kanak-kanak di Kecamatan Tenayan Raya, Kota Pekanbaru. Penelitian yang dilakukan pada 54 guru di taman kanak-kanak di Kecamatan Tenayan Raya, masalah yang dihadapi guru saat mengajar anak-anak dengan ADHD adalah kurangnya pengetahuan guru tentang e-modul intervensi ADHD, deteksi dini, dan layanan intervensi anak ADHD. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Digunakan metode korelasional. Hasil analisis dan pengujian hipostesis, uji t-test menunjukkan nilai t sebesar 4.670 untuk pengaruh e-modul ADHD terhadap kemampuan guru, nilai t sebesar 4.404 untuk pengaruh e-modul deteksi dini terhadap kemampuan guru, dan nilai t sebesar 3.197 untuk pengaruh e-modul intervensi anak ADHD terhadap kemampuan guru, masing-masing dengan p-value 0,000 < alpha = 0,05., dan p-value 0,002 < alpha = 0,05.
ISSN:2654-6477