Relasi Laki-laki dan Perempuan dalam Konstruksi Maskulinitas Jawa pada Lagu Dangdut Koplo
Modernisasi telah memberikan perubahan besar pada struktur kehidupan manusia, termasuk relasi laki-laki dan perempuan dalam kehidupan berkeluarga. Perubahan ini melahirkan konsep baru tentang maskulinitas, terutama yang ditemukan pada lagu dangdut koplo dari Jawa Timur. Maka, penelitian ini dilakuk...
| 發表在: | Mudra: Jurnal Seni Budaya |
|---|---|
| Main Authors: | , , , |
| 格式: | Article |
| 語言: | 英语 |
| 出版: |
Institut Seni Indonesia Denpasar
2021-08-01
|
| 主題: | |
| 在線閱讀: | https://jurnal.isi-dps.ac.id/index.php/mudra/article/view/1342 |
| _version_ | 1849679861057060864 |
|---|---|
| author | Chafit Ulya Bagus Wahyu Setyawan Else Liliani Elen Inderasari |
| author_facet | Chafit Ulya Bagus Wahyu Setyawan Else Liliani Elen Inderasari |
| author_sort | Chafit Ulya |
| collection | DOAJ |
| container_title | Mudra: Jurnal Seni Budaya |
| description |
Modernisasi telah memberikan perubahan besar pada struktur kehidupan manusia, termasuk relasi laki-laki dan perempuan dalam kehidupan berkeluarga. Perubahan ini melahirkan konsep baru tentang maskulinitas, terutama yang ditemukan pada lagu dangdut koplo dari Jawa Timur. Maka, penelitian ini dilakukan untuk menjawab pertanyaan bagaimanakah bentuk relasi laki-laki dan perempuan dalam konstruksi maskulinitas Jawa pada lagu dangdut koplo? Metode deskriptif kualitatif digunakan dan memanfaatkan konsep maskulinitas sebagaimana dikemukakan oleh Janet Saltzman Chafetz. Chafetz menggambarkan tujuh wilayah maskulinitas tradisional pada budaya barat: fisik, fungsional, seksual, emosional, intelektual, interpersonal, dan sifat pribadi lain. Penulis artikel ini menyimpulkan bahwa lagu dangdut koplo Jawa menggambarkan relasi laki-laki dan perempuan dalam tiga dimensi maskulinitas: fungsional, emosional, dan intelektual. Dimensi fungsional memerankan laki-laki pada peran sebagai pencari nafkah; dan dimensi emosional sebagai memiliki ketenangan dan kematangan emosional yang tinggi; sedangkan dimensi intelektual menghadirkan sosok laki-laki dengan pemikiran yang logis, rasional, dan praktis.
|
| format | Article |
| id | doaj-art-e29c0e3dcbdb48e7a00a1ceb2aeb76cd |
| institution | Directory of Open Access Journals |
| issn | 0854-3461 2541-0407 |
| language | English |
| publishDate | 2021-08-01 |
| publisher | Institut Seni Indonesia Denpasar |
| record_format | Article |
| spelling | doaj-art-e29c0e3dcbdb48e7a00a1ceb2aeb76cd2025-08-20T02:13:19ZengInstitut Seni Indonesia DenpasarMudra: Jurnal Seni Budaya0854-34612541-04072021-08-01363988Relasi Laki-laki dan Perempuan dalam Konstruksi Maskulinitas Jawa pada Lagu Dangdut KoploChafit Ulya0Bagus Wahyu Setyawan1https://orcid.org/0000-0001-5029-1289Else Liliani2Elen Inderasari3Universitas Sebelas MaretInstitut Agama Islam Negeri TulungagungUniversitas Negeri YogyakartaInstitut Agama Islam Negeri Surakarta Modernisasi telah memberikan perubahan besar pada struktur kehidupan manusia, termasuk relasi laki-laki dan perempuan dalam kehidupan berkeluarga. Perubahan ini melahirkan konsep baru tentang maskulinitas, terutama yang ditemukan pada lagu dangdut koplo dari Jawa Timur. Maka, penelitian ini dilakukan untuk menjawab pertanyaan bagaimanakah bentuk relasi laki-laki dan perempuan dalam konstruksi maskulinitas Jawa pada lagu dangdut koplo? Metode deskriptif kualitatif digunakan dan memanfaatkan konsep maskulinitas sebagaimana dikemukakan oleh Janet Saltzman Chafetz. Chafetz menggambarkan tujuh wilayah maskulinitas tradisional pada budaya barat: fisik, fungsional, seksual, emosional, intelektual, interpersonal, dan sifat pribadi lain. Penulis artikel ini menyimpulkan bahwa lagu dangdut koplo Jawa menggambarkan relasi laki-laki dan perempuan dalam tiga dimensi maskulinitas: fungsional, emosional, dan intelektual. Dimensi fungsional memerankan laki-laki pada peran sebagai pencari nafkah; dan dimensi emosional sebagai memiliki ketenangan dan kematangan emosional yang tinggi; sedangkan dimensi intelektual menghadirkan sosok laki-laki dengan pemikiran yang logis, rasional, dan praktis. https://jurnal.isi-dps.ac.id/index.php/mudra/article/view/1342maskulinitasmaskulinitas jawarelasi laki-laki dan perempuanlagu dangdut koplo |
| spellingShingle | Chafit Ulya Bagus Wahyu Setyawan Else Liliani Elen Inderasari Relasi Laki-laki dan Perempuan dalam Konstruksi Maskulinitas Jawa pada Lagu Dangdut Koplo maskulinitas maskulinitas jawa relasi laki-laki dan perempuan lagu dangdut koplo |
| title | Relasi Laki-laki dan Perempuan dalam Konstruksi Maskulinitas Jawa pada Lagu Dangdut Koplo |
| title_full | Relasi Laki-laki dan Perempuan dalam Konstruksi Maskulinitas Jawa pada Lagu Dangdut Koplo |
| title_fullStr | Relasi Laki-laki dan Perempuan dalam Konstruksi Maskulinitas Jawa pada Lagu Dangdut Koplo |
| title_full_unstemmed | Relasi Laki-laki dan Perempuan dalam Konstruksi Maskulinitas Jawa pada Lagu Dangdut Koplo |
| title_short | Relasi Laki-laki dan Perempuan dalam Konstruksi Maskulinitas Jawa pada Lagu Dangdut Koplo |
| title_sort | relasi laki laki dan perempuan dalam konstruksi maskulinitas jawa pada lagu dangdut koplo |
| topic | maskulinitas maskulinitas jawa relasi laki-laki dan perempuan lagu dangdut koplo |
| url | https://jurnal.isi-dps.ac.id/index.php/mudra/article/view/1342 |
| work_keys_str_mv | AT chafitulya relasilakilakidanperempuandalamkonstruksimaskulinitasjawapadalagudangdutkoplo AT baguswahyusetyawan relasilakilakidanperempuandalamkonstruksimaskulinitasjawapadalagudangdutkoplo AT elseliliani relasilakilakidanperempuandalamkonstruksimaskulinitasjawapadalagudangdutkoplo AT eleninderasari relasilakilakidanperempuandalamkonstruksimaskulinitasjawapadalagudangdutkoplo |
